Minimalisir Foto "Noise" mu Dengan Cara Ini!

Pernah gak sih kamu mengambil foto saat malam hari atau di tempat gelap, lalu hasil fotonya muncul bintik-bintik aneh seperti pasir? Nah, itulah yang disebut noise dalam fotografi.

Apa itu Noise?

Noise adalah gangguan visual dalam foto, berupa bintik-bintik halus (kadang berwarna, kadang keabuan) yang muncul karena sensor kamera kesulitan menangkap cahaya dengan baik.

Semakin minim pencahayaan di tempat tersebut, maka semakin besar pula kemungkinan munculnya noise, terutama kalau kamu pakai ISO tinggi atau kamera dengan sensor kecil, seperti kamera pada smartphone.

Cara - cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi Noise

1. Gunakan ISO Rendah

Perbandingan ISO rendah dan tinggi (Sumber: Google Image)

Jika kamu pengguna kamera, atur ISO serendah mungkin tanpa membuat foto low exposure atau cenderung gelap. Kamu bisa atur ISO di angkat 100 - 400 (Tergantung situasi cahaya), karena ISO yang tinggi cenderung memberikan bintik-bintik noise, terutama pada kamera menengah kebawah👀

2. Gunakan Pencahayaan Tambahan

Lampu Flash (Sumber: Pinterest)

Kalau memungkinkan, tambahkan cahaya (lampu, flash, atau pindah ke tempat terang). Agar kamu tidak terlalu mengandalkan ISO untuk pencahayaan. 

3. Edit dengan Noise Reduction
Beberapa aplikasi editing umum saat ini seperti Adobe Photoshop atau Adobe Lightroom memiliki fitur Noise Reduction atau mereduksi noise. 


Namun, perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak mengurangi noise bisa membuat foto kehilangan detail dan terlihat terlalu halus bahkan blur . Oleh karena itu, gunakan fitur ini secukupnya agar hasil tetap natural ya😉

"Duh ribet banget ya harus download dulu app nya dong.. belum lagi ukuran aplikasinya yang besar😓" Eitss, tenang aja.. kamu gaperlu khawatir. Karena saat ini, banyak banget software di internet yang menyajikan reduce noise sekali klik! Kamu tinggal unggah fotonya, dan tunggu sampai softwarenya bekerja buat kamu.

Berarti.. Noise adalah Musuh Mutlak dalam Fotografi?

Jawabannya, tidak selalu. Umumnya banyak yang menghindari noise untuk alasan tertentu, seperti mereka yang ingin menonjolkan detail tajam pada suatu objek seperti pada foto produk. Namun, dalam beberapa kasus tertentu justru kesan noise sengaja ditonjokan. Biasanya terjadi pada kasus fotografi seperti :

Fotografi dokumenter atau street photography: noise bisa memberikan nuansa realistik.
Efek artistik bergaya film analog atau Retro: grain (efek tekstur mirip noise) kadang ditambahkan secara sengaja untuk menciptakan kesan nostalgic.
Fotografi hitam putih: sedikit tekstur noise bisa menambah kesan intimate.

Noise yang sengaja ditambahkan pada foto (Sumber: Pinterest)
 
Jadi, noise bukan musuh mutlak dalam fotografi, tergantung pada gaya, tujuan, dan konteks foto yang ingin dicapai.


Komentar

Postingan Populer